Sunday, September 26, 2010

Latihan Karate Shihan Nardi di Jepang

Shihan nardi adalah pendiri Perguruan Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate-do Indonesia yang bertempat di kota Batu Malang, perguruan karate Kyokushinkai tsb merupakan pusat dari semua cabang perguruan karate kyokushinkai yang ada di indonesia. Shihan Nardi pernah belajar Karate lansung kepada Master Oyama (pendiri aliran Kyokushinkai) sewaktu dia masih hidup. Nah bagaimana pengalaman dia, belajar Karate dibawah asuhan Master Oyama simak artikel dibawah ini:
Latihan ternyata sangat ketat dan padat serta berat. Khusus yang harus diikuti Nardi setiap hari, karena memang datang ke Tokyo bukan sebagai anggota biasa yang berlatih rata rata dua kali seminggu, tetapi Nardi harus berlatih setiap hari sepanjang minggu, yaitu dari pukul 10.00 – 12.30, lalu dari pukul 15.00 – 17.30 dan pukul 19.00 – 21.30 dengan Jiyu Kumite yang setiap minggunya tidak kurang dari 6 – 8 kali, satu lawan satu, belum lagi setiap hari pasti ada Kumite Bergantian, berhadap hadapan dengan bergesar sehingga masing-masing berjumpa satu sama yang lain. Pada saat berangkat berat badan Nardi 93 Kg merosot dengan drastis setelah 3 bulan berlatih menjadi 72 Kg. Mereka yang berlatih seminggu dua kali saja banyak yang tidak masuk karena rasa sakitnya yang tentunya belum hilang akibat free fighting ini.
Nardi belum pernah sekalipun tertendang atau terpukul hingga jatuh apa lagi berteriak :‘ Maitta’ (I give up) sedangkan karateka Jepang sendiri saat menghadapi pukulan atau tendangan Nardi saat terdesak, sering berseru: ‘Maitta!‘. Bunyi tambur yang berdentam saat akan dimulai latihan dan Jiyu Kumite seakan tetap menggema, dan kenangan itu seakan bangkit kembali bila secara kebetulan ia mendengar kembali bunyi2an serupa.

Dalam waktu satu bulan latihan mencapai jumlah sekitar 90 kali, padahal biasanya seminggu anggota biasa berlatih dua kali maksimal, sehingga dalam waktu satu bulan anggota berlatih sebanyak 9 kali. Dalam perbandingan ini, satu bulan latihan bagi Nardi sama dengan sepuluh bulan latihan anggota biasa, paling sedikit.
Millian S. dari Yugoslavia, teman Nardi satu apartment yang tinggal di kamar bagian bawah, setelah dua minggu berlatih tidak bisa bertahan dan pulang ke negaranya.

Dari cerita di Sekretariat Honbu sering terjadi karateka dari berbagai negara yang coba mengikuti Special Training ini setelah beberapa saat secara diam-diam meninggalkan latihan dan pulang ke negaranya. Mengapa diam-diam? Hal ini disebabkan karena rasa sungkan dan malu kepada Master Oyama, para Pelatih dan rekan berlatihnya.

2 comments:

  1. Wow hebat ... Salut untuk master shihan Nardi...
    Osh...

    ReplyDelete
  2. saluttt buat Kyokushinkai.....

    ReplyDelete