Friday, September 24, 2010

Membaca Serangan Lawan dalam Pertarungan

Untuk dapat mengalahkan lawan dalam sebuah pertarungan dibutukan keterampilan dalam mengantisipasi serangan lawan. Untuk itu selain kecepatan dan kereflekan dari gerakan kita dibutuhkan, juga yang paling penting kita dapat membaca pikiran musuh sebelum gerakan serangannya di lancarkan kepada kita. Jadi sebenarnya yang paling terpenting dalam suatu pertarungan adalah kita dapat membaca pikiran lawan kita. Untuk dapat membaca pikiran lawan kita dibutuhkan ketenangan pikiran. Pikiran kita harus setenang mungkin tidak boleh ada perasaan gelisah, cemas, grasah-grusuh, takut dan semacamnya. Dalam bertarung, kita harus mengikuti prinsip Karate yaitu Mizu no Kokoro (pikiran layaknya air) dan Tsuki no kokoro (pikiran layaknya bulan). Dalam Mizu no kokoro (pikiran layaknya air), kita dituntut untuk memiliki pikiran yang tenang setenang air dalam bertarung. Sebab pikiran yang setenang air mampu memantulkan semua benda disekitarnya, termasuk jalan pikiran musuh. Sedangkan dalam Tsuki no Kokoro (pikiran layaknya bulan) kita dituntut untuk menganggap lawan kita sebagai bulan yang menerangi keadaan di sekitarnya, sehingga kita dapat melihat benda2 di sekitar kita, termasuk melihat peluang2 untuk melancarkan serangan ke musuh atau melihat kelemahan pertahanan pada lawan. Dalam hal ini kita membiarkan lawan melancarkan beberapa serangan sambil kita melakukan gerakan menangkis dan menghindar. Kemudian sambil melakukan kedua perinsip tersebut secara bersamaan, perlahan-lahan tabir kelemahan pertahanan lawan mulai terungkap. Dan disaat itu kita melancarkan serangan ke arah lawan. Dalam hal ini saya, selaku penulis akan berbagi pengalaman tentang teknik2 cara membaca serangan lawan. Bertahun tahun saya mencari jawaban tentang bagaimana mengalahkan lawan dalam sebuah pertarungan beladiri. Ternyata baru2 ini saya menemukan jawabannya dan sudah bisa mempraktekannya, dengan kata lain saya sudah bisa menjalankan dan merasakan prinsip Karate Mizu no kokoro (pikiran layaknya air) dan Tsuki no kokoro (pikiran layaknya bulan) adalah benar. Jadi kedua prinsip itu bukan omong kosong, dan saya sudah dapat membuktikannya. Ketika saya melakukan sparing (pertarungan) bersama beberapa rekan, secara tidak sengaja saya berhasil menerapkan kedua prinsip tersebut dan diluar dugaan 
Ternyata beberapa rekan saya pun kalah secara bergantian.
Kemudian saya berpikir apa yang membuat saya menang?, lalu saya menemukan jawaban yaitu mengikuti dua prinsip Karate itu.
Lalu saya bertanya lagi pada diri sendiri, apa yang membuat saya sukses melakukan dua perisip itu?
Lalu kutemukan Jawabannya adalah karena kamu berpikiran tenang saat menghadapi lawan.
Kemudian muncul pertanyaan lagi pada diri saya: kalau begitu apa yang membuat pikiran dan perasaan saya tenang pada saat itu?
Lalu setelah berpikir agak panjang, menggali dan terus menggali ternyata kutemukan jawabannya yaitu karena merupakan akumulasi proses panjang selama kamu latihan, jadi dengan latihan yang teratur, serius menghayati, dan konsisten akan memberikan perasaan yakin pada dirimu sendiri sehingga dengan mudah pikiranmu akan tenang.
Lalu timbul pertanyaan kembali pada saya, apa yang jadi penyebab saya bisa menenangkan pikiran saya dibandingkan dengan dulu padahal dulu dan sekarang sama2 giat berlatih?
Ternyata jawabannya adalah pada teknik2nya. Berikut Tips2 teknik cara membaca serangan lawan dari saya:
  • Perhatikan/ arahkan pandangan kita pada daerah sekitar kepala lawan, terutama daerah sekitar mata lawan. Jangan sekali2 pandangan kita mengarah kepada tangan/kaki lawan ataupun keduanya sebab pandangan yang tertuju selain pada kepala akan mudah dimanipulasi lawan ujung2nya lawanlah yang dapat membaca pikiran kita dan kitapun malah jadi smakin grogi. Dengan mengarahkan pandangan kita ke bagian kepala musuh maka akan proses membaca pikiran lawanpun akan dimulai.
  • Tahap kedua, ketika kita mengarahkan pandangan kearah kepala lawan maka kita selanjutnya diharuskan menenangkan pikiran, jadi secara serentak kita menenangkan pikiran dan mengarahkan pandangan ke sekitar kepala lawan. Pada tahap ini kita sebenarnya sedang mempercepat proses pembacaan pikiran lawan. Makin tenang dirimu makin mudahlah anda membaca pikiran lawan anda. Hal2 yang harus diperhatikan pada tahap ini adalah:
  1. Jangan takut ketika pandangan kita hanya tertuju ke kepala lawan seolah2 kita tidak mengawasi/waspada terhadap anggota tubuh lain yang menjadi alat penyerang seperti tangan dan kaki. Sebab ketika kita memandang kearah kepala lawan disamping pikiran kita tenang juga harus disertai dengan keyakinan bahwa latihan rutin yang selama ini kita jalankan akan memberikan dampak yang significan pada diri kita,terutama meningkatkan gerak reflek kita saat diperlukan pada situasi dan kondisi tertentu. Pikiran kita jangan juga memikirkan gerakan/teknik apa yang harus kita keluarkan melainkan pikiran kita harus dikondisikan tanpa beban, biarlah mengalir seperti air mengikuti gerak-gerik lawan.
  2.  Setelah kita menatap ke arah kepala, menenangkan diri dan yakin jangan lupa untuk menerapkan prinsip Karate yang kedua yaitu Tsuki no Kokoro (pikiran layaknya bulan). Biarkanlah lawan menyerang sebanyaknya sampai kita tahu dimana letak kelemahannya. Pada umumnya prinsip ini bertujuan menembus benteng pertahanan lawan. Ketika kelemahan lawan sudah diketahui maka buru2 lansung kita balas dengan serangan kita.
  3.  Pada saat kita menatap kearah kepala lawan kita dan kita sudah berhasil membaca pikiran lawan tetapi setelah itu sulit membaca pikiran lawan lagi, maka jangan putus asa. Arahkan pandangan kita terus pada daerah sekitar kepala, terutama pada kedua mata lawan. Biasanya sekali kita bisa melakukannya seterusnya akan bisa.
Pada intinya keberhasilan kita memenangkan suatu pertarungan atau perkelahian di pengaruhi oleh:
  1.  Ketenangan pikiran kita, semakin tenang pikiran kita semakin bisa untuk membaca serangan lawan (jangan lupa untuk terus menatap daerah kepala lawan terutama mata)
  2.  Ketenangan pikiran kita dipengaruhi oleh keyakinan kita, Maka untuk memperkuat keyakinan kita adalah dengan latihan karate yang disiplin dan benar. Juga dapat pula ditambah dengan meditasi dgn mengucapkan kata2 positif.
Itulah sekilas pengalaman saya yang berharga, semoga dapat membawa mamfaat buat pembaca!

20 comments:

  1. ada yang masih mengganjal di fikiran saya,
    bagaimana cara tepat menenangkan fikiran saat berada dalam pertarungan..
    karena berdasarkan pengalaman saya,
    kalo setiap bertarung fikiran saya selalu berfikir tentang tehnik yang saya pelajarin dalam melumpuhkan lawan,

    mohon pencerahan dan petunjuk agar ketenangan fikiran dengan prinsip Mizu no Kokoro bisa diterapkan .
    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pada dasarnya kita latihan Karate untuk membuat anggota tubuh kita reflek dalam bertahan maupun menyerang. Dalam latihan Karate gerakan kita dibentuk sedemikian rupa sehingga kelihatan seperti seni/teknik bertahan dan menyerang. Sedangkan dalam perkelahian yg sesungguhnya kita tidak diberikan kesempatan untuk berfikir teknik apa yang akan dikeluarkan nanti barang sedetikpun, alias semuanya di luar dugaan kita, oleh karena itu dalam pertarungan yg sesungguhnya kita hanya bisa bergerak secara alami. Jadi solusi yang paling tepat adalah saat pertarungan itu tiba di depan mata, kita harus melupakan seluruh teknik2, jurus2 yang pernah kita pelajari alias kita bergerak bertahan dan menyerang secara alami tanpa beban. Dimana ada peluang untuk menyerang dan bertahan "sikat!!! semampunya mengikuti instink. Statistik membuktikan seorang Karateka yang bertarung dgn gerakan yang natural, lama kelamaan teknik2 dan jurus2nya yang dia sering latih akan keluar dengan sendirinya, semakin awal ia bergerak secara alami, semakin cepat teknik dan jurus2nya keluar dgn spontan. Hal ini kontan membuat karateka terheran-heran tentunya krn anggota tubuhnya seolah-olah bergerak dengan sendirinya membentuk teknik dan jurus. Selain itu mengutip dari prinsip Mizu no kokoro (pikiran layaknya air) dan Tsuki no kokoro (pikiran layaknya bulan) bahwa hal pokok yang sangat ditekankan dalam bertarung adalah menjaga pikiran kita tetap tenang, karena itu merupakan kunci utk bisa membaca siasat lawan.

      Delete
  2. apakah dengan melihat gerak bola mata juga dapat mendeteksi gerakan lawan. terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak semua lawan bisa di deteksi dari gerakan bola matanya dan isyarat tubuhnya, apalagi pada lawan yang sudah sangat ahli dalam beladiri. Kembali ke kunci awal bahwa sikap tenang akan dapat membaca gerakan lawan (tentunya diimbangi dengan latihan yang serius sebelumnya).

      Delete
  3. sayah orang nya bukan pemberani tetapi banyak yang selalu mengajak sayah untuk duel,,,
    jantung sayah selalu berdetak cepat,,dan tidak dapat berpikir untuk melawan.

    bagai mana ya cara'a untuk menghilangkan itu semua,,,

    please jawab,,,,
    please BANGET

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perasaan takut, jantung berdebar, keringat dingin adalah suatu hal wajar dan sangat manusiawi, semua karateka awal2nya juga mengalami hal yang seperti itu. Jadi sadarilah bahwa perasaan seperti itu adalah tahap2 yang paling umum yang juga dirasakan oleh semua karateka.Yang paling penting adalah kita bisa melewati tahap tersebut (itu saja), layaknya seperti awal-awal kita belajar sepeda, tentu kita pada awalnya dihantui oleh rasa takut, tapi lama kelamaan perasaan takut itu hilang dan akhirnya kita jadi mahir bersepeda. Dalam konteks Karate adalah semakin kita terbiasa utk bertarung maka semakin berani kita. Kesimpulannya hadapi rasa takut itu (sambil berusaha tetap tenang), semakin banyak anda merasakan rasa takut, maka keberanian anda akan muncul.

      Delete
  4. apakah dengan memandangi sekitar kepala lawan, otomatis pikiran kita menjadi tenang...??? dan jika lawan menyerang apakah akan ada gerakan refleks dari tubuh kita..??


    mohon dijawab.

    ReplyDelete
  5. Replies
    1. Kurang setuju????....bagus,....cara atau teknik yang dijelaskan diatas bukan satu-satunya cara, ada banyak cara lain tergantung dari lawannya juga,mohon jangan dimakan mentah2 artikel diatas

      memandangi sekitar kepala lawan bukan jaminan pikiran kita akan tenang, cara diatas hanya memberikan tawaran alternatif saja, untuk tenang tergantung cara yang enak setiap individu, temukan cara anda masing-masing....

      Delete
  6. osu, mantap sekali :) pokoknya kalo saya bingung ttg karate, pelarian saya kesini hehe! :D

    ReplyDelete
  7. Like gan ? Saya salah seorang pesilat dari banten sampe sekarang tiap duel selalu bingung tapi srtelah baca artikel ini lumayan berkembang antara ketenangan sama jurus saya kombinasikan

    ReplyDelete
  8. Terima kasih atas artikel nya mas.... :)
    Benar" sangat membantu....
    Saya seorang pesilat, saya coba terapin konsep mizu no kokoro sama tsuki no kokoro nya.....
    semoga saja, saya bisa berkembang.... :)

    ReplyDelete
  9. nambahin, sebagai petarung jalanan. saya menekankan betapa penting konsep gerak. bila menguasai konsep gerak maka tidak terpaku dengan teknik baku. banyak teknik tercipta dari hanya sebuah shuto uke saja sekalipun.
    jangan salah, penguasaan konsep gerak itu sangat penting

    ReplyDelete
  10. Apakah bpk menganut shotokan karate?

    ReplyDelete
  11. Saya mempunyai pengalaman bertarung dengan orang dewasa karena saya hendak menolong teman saya dan disaat saya berantem tubuh saya seperti bergerak sendiri seperti mengikuti apa yang pernah saya lakukan pada latihan saya walaupun latihan saya hanya latihan sederhana tanpa ada yang ngajarin . gi mna tuhh om apakahh latihan sendiri tanpa master itu bisa kita lakukan dan teknik2nya jga laen dari pada yang laen tetapi tekniknya tidak beda jauh dengan karate??

    ReplyDelete
  12. Tiket Pesawat Murah Online, dapatkan segera di SELL TIKET Klik disini:
    selltiket.com
    Booking di SELLTIKET.COM aja!!!
    CEPAT,….TEPAT,….DAN HARGA TERJANGKAU!!!

    Ingin usaha menjadi agen tiket pesawat??
    Yang memiliki potensi penghasilan tanpa batas.
    Bergabung segera di agne.selltiket.com

    INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI :
    No handphone : 085363402103
    PIN : 5C0C4F38

    Segera Mendaftar Sebelum Terlambat. !!!

    ReplyDelete