Senin, 03 Desember 2012

Bagaimana Cara mengalahkan lawan yang lebih Tinggi dari Kita



Dalam kejadian nyata seringkali kita tidak dapat memilih dengan siapa kita berhadapan dan bertarung. Jika kita ternyata berhadapan lawan yang lebih tinggi atau lebih besar dari kita, maka mau tidak mau kita harus siap. Apa sajakah strategi, siasat dan  teknik  yang diperlukan untuk mengalahkan orang yang lebih tinggi dari kita? Dalam tulisan ini, penulis mencoba untuk merangkum dan menyusun teknik-teknik  cara mengalahkan lawan yang lebih tinggi dari kita dari berbagai sumber di internet yang akan disajikan pada blog Karate Harmony yang tercinta ini.  Berikut ini akan dibahas beberapa tips siasat dan strategi yang ditawarkan untuk mengalahkannya, selamat mengikuti!
Sebelum kita mengarah ke pokok bahasan kita yaitu” bagaimana cara mengalahkan lawan yang lebih tinggi dari kita”, ada baiknya kita mengetahui dan memahami dulu tentang sebuah prinsip batas wilayah daerah lawan. Batas Wilayah daerah lawan bisa dibagi menjadi  yaitu yang terluar yang  dinamakan Firing zone,  kemudian memasuki wilayah dalam pertama bernama Danger Zone, dan terakhir bagian wilayah daerah paling dalam disebut Safe Zone.

Danger zone adalah suatu batas wilayah dimana lawan tinggi anda dapat memukul anda tapi anda tidak dapat memukul dia. Seorang lawan tinggi yang berpengalaman akan tetap menjaga posisi anda agar tetap pada posisi Danger Zone. Jadi Solusinya hindari dan jauhi Danger Zone, jika anda sudah terlanjur berada di dalam wilayahnya, anda dapat memukul sambil mengambil langkah ke belakang yang cukup untuk keluar dari daerah Danger Zone. Mengalahkan orang yang lebih tinggi dengan  Kecepatan bukanlah suatu ide buruk, tetapi bukan juga merupakan suatu ide baik, biasanya orang yang lebih tinggi akan mengambil jarak kemudian menahannya sebentar. dia akan mempelajari seberapa cepat lawannya dapat bergerak dan dapat medekatinya. saat dia cukup melihat kecepatan lawannya maka dia akan mengambil jarak yang sesuai sebelum ia melancarkan serangan kepada anda. Jadi kesimpulannya menghadapi orang yang lebih tinggi dari kita dengan hanya mengandalkan kecepatan adalah kurang tepat, karena lawan akan menanggapinya dengan menjaga jarak.  Saat melawan orang yang lebih tinggi, jarak yang terlalu besar adalah musuhmu. Misalnya lawan anda memiliki jangkauan satu langkah lebih besar dari anda. maka saat anda mengambil dua langkah ke depan maka dia sudah menjauhi anda tiga langkah ke belakang, dan BUK!! anda anda terserang mawashi geri darinya. Lawan tinggi anda akan memaksa anda untuk  bergerak maju dan mundur, jadi bersiaplah untuk bergerak lebih banyak dan pastikan kardio anda dalam kualitas yang bagus. Berikut ini adalah teknik untuk mengalahkan orang yang lebih tinggi dari kita:

Melakukan Timing yang tepat  dengan Teknik  UJB

Cara yang mungkin dilakukan untuk melewati Danger Zone adalah dengan cara melakukan teknik U.J.B dalam timing yang tepat. Apa itu U.J.B? U.J.B adalah singkatan dari Umpan lalu Jebak kemudian Balas. Disebut Mengumpan karena dalam teknik  kita diharuskan memberi  umpan/pancingan kepada lawan  berupa   pura-pura mendekati lawan dengan tujuan untuk memancing lawan agar bereaksi menyerang kita.  Umpan atau gerakan memancing yang dilakukan pada tahap pertama  ini dapat juga disebut sebagai gerakan tipuan yang terdiri dari banyak variasi bisa berupa dalam bentuk pukulan, tendangan, tangkisan, maupun  gerakan tubuh bergerak maju seperti mendesak. Pada intinya  gerakan mengumpan/memancing maupun menipu lawan adalah untuk membuat diri kita sendiri sangat mudah untuk diserang  oleh lawan.   Pada tahap kedua adalah melakukan jebakan setelah mengumpan, disebut jebakan karena pada saat kita mengumpan,  musuh berhasil terpancing oleh umpan kita  dengan  melakukan suatu reaksi gerakan memukul atau menangkis.  Sedangkan pada tahap ketiga, disebut gerakan membalas karena setelah berhasil melalui tahap jebakan (musuh melakukan reaksi gerakan dari umpan yang kita keluarkan) lalu kita   membalas atau mengcounter dengan serangan  pukulan ataupun tendangan  melewati/menerobos Danger Zone lawan, tentunya dengan timing yang tepat. Lawan yang berhasil kita jebak tentunya pertahanannya terbuka dan dapat terlihat oleh kita, karena sepersekian detik saja tendangan atau pukulannya  yang meleset itu adalah jebakan buat dia dan peluang buat kita, saat itulah saat kita masuk dan menyerang daerah pertahanan lawan yang terbuka dengan timing yang tepat.  Tanpa timing yang tepat mustahil kita dapat membalas serangan lawan walaupun sudah berhasil kita jebak. Jadi kuncinya disini adalah jeli dalam melihat peluang, jika peluang sudah datang langsung segera eksekusi serangan dengan spontan  tentunya dengan perhitungan yang tepat, sehingga pukulan atau  tendangan dapat mendarat tepat di sasaran lawan.  Sebetulnya kelemahan orang yang lebih tinggi dari  kita adalah terletak pada tangan dan kakinya yang panjang. Ketika ia memukul,  ia menjulurkan tangannya  lebih lama waktunya dari pada  lengan orang pendek ketika memukul.  Juga ketika ia menarik tangannya kembali memerlukan waktu lebih lama daripada orang pendek ketika menarik pukulan.  Disinilah anda bisa mengambil peluang, ketika lawan tinggi anda hendak menarik tangannya kembali, dengan kecepatan anda, anda bisa mengejar tangannya dengan melancarkan  gyaku zuki. Begitu anda berada didalam daerah pertahanannya, lawan yang tinggi tidak dapat leluasa lagi dalam melancarkan pukulan terhadap anda. Prinsip itu juga sama halnya berlaku pada  kakinya yang digunakan untuk melakukan tendangan.  Ketika anda melakukan serangan mengumpan dengan melakukan tendangan mawashi geri kea rah kepala  dengan kaki bagian depan, anda harus cepat-cepat menurunkan kaki anda ke lantai segera setelah menendang agar anda jangan terjebak oleh lawan.  Kemudian anda menjebaknya dan melakukan serangan balasan berupa tendangan  ushiro geri atau ura mawashi geri. Jika anda memang benar-benar petarung yang pendek dan cepat maka lakukan langkah lurus dan ambil apapun jenis counter yang anda inginkan sesaat setelah mengumpan.


Menyerang ke daerah dalam Lawan


Semua orang tahu bahwa orang yang tinggi mempunyai kekurangan dalam pertahanan bagian dalam. Tangan panjangnya tidak mempunyai cukup ruangan melakukan  pukulan yang memberikan dampak kerusakan yang maksimum kepada kita pada jarak dekat. Lawan yang tinggi juga tidak bisa lincah untuk menepis atau menangkis pukulan yang dilancarkan oleh kita di dalam daerah pertahanannya. Jika anda sudah memasuki daerah bagian dalam pertahanan lawan anda dapat terus menghujani musuh dengan pukulan. Tetapi yang harus menjadi perhatian disini adalah jangan sampai anda berada di bawah badan atau tubuh lawan yang tinggi tersebut, walaupun anda sudah berada di dalam daerah pertahananya. Karena jika anda berada di bawah tubuh lawan tinggi anda berarti anda sedang terperangkap dalam tubuhnya atau anda sedang ditindih oleh tubuh lawan tinggi anda, tentu saja ini bisa sangat menguras energy anda, anda bisa lemas seketika. Dalam posisi itu lawan tinggi anda dapat menekan anda dengan dadanya dan dapat menghujani anda dengan pukulan baik pukulan ura zuki, maupun pukulan sikut otoshi empi sementara anda sedang sibuk berusaha melepaskan diri dari dia.


Serang Tangan Lawan

Ini adalah saran yang sering diberikan oleh banyak trainers/instruktur  beladiri.  Coba untuk memukul bagian pangkal lengan dekat area bahu dan ketiak lawan. Tangan lawan akan kesakitan dan pelan tapi pasti pukulannya akan sedikit melambat. Dan anda dapat masuk ke wilayah dalam daerah pertahanan dalamnya.



Menyerang di daerah sekitar Pertahanan Lawan

Karena lawan mempunyai lengan yang panjang maka iapun mempunyai pertahanan dalam yang lemah. Diasumsikan anda berhasil melewati Danger Zone lawan, anda akan sangat terkejut ketika berada didalamnya karena lawan tidak bisa menangkis secara efektif pukulan-pukulan dari anda. Tangan panjangnya seolah meninggalkan sebuah lubang disekitar lehernya dimana anda bisa mencuri dengan melancarkan pukulan dan masih bisa secara berkelanjutan melancarkan pukulan ke dagunya. Anda masih bisa melakukan pukulan lurus ke atas (UraZuki) untuk membelah pertahanannya (menangkis dengan menutupi wajah dengan kedua lengan seperti petinju).


Serang Bagian Bawah Lawan


Ada sebuah ungkapan” jika kamu ingin menumbangkan pohon, maka tebanglah bagian bawahnya jangan bagian atasnya”. Dari ungkapan tadi,  jika diibaratkan  lawan tinggi mempunyai keunggulan dalam melakukan serangan bagian atas dengan pukulan,  tetapi mempunyai kelemahan dalam pertahanan bawahnya. Menyerang bagian bawah lawan adalah salah satu alternative untuk melewati Danger Zone lawan, misalkan  lawan memukul ke arah muka kita, kita lalu menunduk sambil melancarkan Gyaku Zuki ke perut lawan. Contoh lain adalah ketika lawan menyerang dengan pukulan Kizame Zukinya, kita menangkis dengan Shuto Uke  kemudian menyerang dengkul lawan dengan tendangan yoko geri.
 


Artikel ini ditulis, diolah dan disusun oleh Karate Harmony.

 


 


5 komentar:

  1. postingan yang bagus sekali...
    membantu saya dalm hal pertarungan.


    thnks Osh...

    BalasHapus
  2. Terimakasih postingannya. Membantu saya yang pendek ini

    BalasHapus
  3. makasih bro mw gw hajar teman gw dulu yang sangat Gendut.

    BalasHapus
  4. kalau dalam perkelahian 1 lawan 1 gmana ?
    kayak nya prinsip itu kurang ampuh gan

    BalasHapus